Google Search Central Blog

Loading

5 Langkah Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Dengan Efektif!

Bagikan

GolekTrukCara Mengatur Keuangan Rumah Tangga: Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, mengelola keuangan rumah tangga bagaikan seni yang tak mudah dikuasai. Godaan gaya hidup, tuntutan kebutuhan, dan inflasi yang kian mendera sering kali mengantarkan kita pada jurang keborosan.

Namun, jangan khawatir! Blog ini hadir untuk membantu Anda keluar dari lingkaran setan keuangan yang menghambat mimpi Anda. Di sini, Anda akan menemukan panduan lengkap dan detail tentang cara mengatur keuangan rumah tangga dengan efektif, termasuk rahasia teruji Prinsip 50/30/20 yang jarang dibahas blog lain.

Langkah Pertama: Mendiagnosis Kondisi Keuangan

Mendiagnosis Kondisi Keuangan

Langkah pertama dari Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga untuk menuju keuangan rumah tangga yang sehat adalah dengan melakukan “pemeriksaan kesehatan” yang menyeluruh. Sama seperti tubuh kita, keuangan pun perlu dianalisa secara berkala untuk mengetahui kondisinya saat ini, mengidentifikasi potensi masalah, dan menemukan peluang tersembunyi.

Langkah-langkah dalam Mendiagnosis Kondisi Keuangan:

  1. Hitung Pendapatan Anda:

    • Catat semua sumber pendapatan Anda, termasuk gaji, bonus, usaha sampingan, penghasilan dari investasi, dan lain sebagainya. Pastikan untuk memasukkan semua pemasukan, sekecil apapun itu.
    • Hitung total pendapatan Anda dalam satu bulan. Angka inilah yang menjadi dasar untuk menyusun anggaran dan menentukan strategi keuangan Anda.
  2. Catat Pengeluaran Anda:

    • Luangkan waktu untuk mencatat semua pengeluaran Anda selama satu bulan. Catat setiap transaksi, mulai dari kebutuhan pokok seperti makanan dan tagihan, hingga pengeluaran untuk gaya hidup seperti hiburan dan makan di luar.
    • Gunakan buku catatan, spreadsheet, atau aplikasi pencatat keuangan untuk memudahkan proses ini.
    • Kategori pengeluaran Anda menjadi beberapa kelompok, seperti:
      • Kebutuhan Primer: Makanan, tempat tinggal, kesehatan, pendidikan, transportasi.
      • Kebutuhan Sekunder: Pulsa, internet, hiburan, makan di luar.
      • Kebutuhan Tersier: Liburan, gadget, fashion.
  3. Klasifikasikan Pengeluaran Anda:

    • Setelah mencatat semua pengeluaran, kelompokkan pengeluaran Anda berdasarkan kategori yang telah ditentukan.
    • Analisis pengeluaran Anda dan identifikasi kategori mana yang paling banyak menghabiskan uang Anda.
    • Apakah ada kategori yang pengeluarannya melebihi ekspektasi Anda?
    • Apakah ada kategori yang bisa dihemat tanpa mengurangi kualitas hidup Anda?
  4. Hitung Selisih Pendapatan dan Pengeluaran:

    • Kurangi total pengeluaran Anda dari total pendapatan Anda.
    • Hasilnya adalah angka yang menunjukkan apakah Anda mengalami surplus (pendapatan lebih besar dari pengeluaran) atau defisit (pengeluaran lebih besar dari pendapatan).
    • Jika Anda mengalami surplus, selamat! Anda beruntung dan memiliki ruang untuk menabung dan berinvestasi.
    • Jika Anda mengalami defisit, jangan panik. Ini adalah tanda bahwa Anda perlu melakukan penyesuaian dalam pengelolaan keuangan Anda.

Tips Tambahan:

  • Libatkan seluruh anggota keluarga dalam proses mendiagnosis kondisi keuangan. Hal ini akan meningkatkan rasa tanggung jawab dan partisipasi semua pihak.
  • Gunakan grafik atau diagram untuk memvisualisasikan kondisi keuangan Anda. Hal ini dapat membantu Anda memahami kondisi keuangan dengan lebih mudah dan melihat tren pengeluaran Anda.
  • Lakukan diagnosis keuangan secara berkala, minimal setiap tiga bulan sekali. Hal ini akan membantu Anda memantau kemajuan Anda dan menyesuaikan strategi keuangan Anda jika diperlukan.

Dengan melakukan langkah-langkah di atas, Anda telah mengambil langkah awal yang penting untuk mencapai stabilitas keuangan dan mewujudkan impian Anda.

Langkah Kedua: Menetapkan Tujuan Keuangan

Menetapkan Tujuan Keuangan

Setelah mengetahui kondisi keuangan Anda saat ini, langkah selanjutnya dari Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga adalah menetapkan tujuan keuangan yang jelas dan terukur. Tujuan keuangan ini akan menjadi kompas yang memandu Anda dalam mengelola keuangan dan membuat keputusan-keputusan finansial yang tepat.

Langkah-langkah dalam Menetapkan Tujuan Keuangan:

  1. Brainstorming dan Visualisasi:

    • Luangkan waktu untuk merenungkan apa yang ingin Anda capai dalam hidup. Apakah Anda ingin membeli rumah baru? Membiayai pendidikan anak? Pensiun dengan nyaman? Liburan ke luar negeri?
    • Buatlah daftar semua impian dan tujuan keuangan Anda, sekecil apapun itu.
    • Gunakan papan visualisasi atau jurnal untuk menempelkan gambar, kata-kata, atau kutipan yang menginspirasi Anda untuk mencapai tujuan tersebut.
  2. Klasifikasikan Tujuan Keuangan:

    • Kelompokkan tujuan keuangan Anda berdasarkan jangka waktu pencapaiannya:
      • Jangka Pendek (1-2 tahun): Contohnya, menabung untuk membeli gadget baru, berlibur singkat, atau melunasi hutang kecil.
      • Jangka Menengah (3-5 tahun): Contohnya, menabung untuk membeli mobil, merencanakan pernikahan, atau melunasi cicilan rumah.
      • Jangka Panjang (5 tahun ke atas): Contohnya, menabung untuk dana pensiun, membiayai pendidikan anak, atau membangun bisnis.
  3. Buatlah Tujuan yang SMART:

    • Pastikan tujuan keuangan Anda Specific (Spesifik), Measurable (Terukur), Achievable (Dapat Dicapai), Relevant (Relevan), dan Time-bound (Terikat Waktu).
      • Specific: Jelaskan tujuan Anda dengan jelas dan rinci. Contohnya, “Saya ingin menabung Rp 50 juta dalam waktu 1 tahun untuk membeli motor baru.”
      • Measurable: Buatlah target yang terukur agar Anda dapat memantau kemajuan Anda. Contohnya, “Saya ingin menabung Rp 4.166.667 setiap bulan selama 1 tahun.”
      • Achievable: Pastikan tujuan Anda realistis dan dapat dicapai dengan usaha dan strategi yang tepat.
      • Relevant: Pastikan tujuan Anda relevan dengan kebutuhan dan keinginan Anda.
      • Time-bound: Tetapkan tenggat waktu yang jelas untuk mencapai tujuan Anda.
  4. Tuliskan Tujuan Anda:

    • Catat semua tujuan keuangan Anda di buku catatan, jurnal, atau aplikasi pengingat.
    • Letakkan catatan tersebut di tempat yang mudah Anda lihat setiap hari agar Anda selalu teringat dengan tujuan Anda.
  5. Tinjau dan Perbarui Tujuan Anda:

    • Seiring waktu, keadaan dan prioritas Anda mungkin berubah. Lakukan evaluasi terhadap tujuan keuangan Anda secara berkala, minimal setiap tahun sekali.
    • Jika diperlukan, perbarui tujuan Anda agar tetap relevan dengan kondisi dan keinginan Anda saat ini.

Tips Tambahan:

  • Libatkan pasangan dan keluarga Anda dalam proses penetapan tujuan keuangan. Hal ini akan meningkatkan rasa komitmen dan dukungan dari semua pihak.
  • Pecahkan tujuan keuangan jangka panjang Anda menjadi tujuan-tujuan kecil yang lebih mudah dicapai. Hal ini akan membuat proses pencapaian tujuan lebih terasa ringan dan terarah.
  • Rayakan setiap pencapaian Anda, sekecil apapun itu. Hal ini akan membantu Anda tetap termotivasi dan fokus pada tujuan Anda.

Langkah Ketiga: Menerapkan Prinsip 50/30/20

Prinsip 50/30/20

Setelah mengetahui kondisi keuangan dan menetapkan tujuan yang jelas, saatnya untuk menerapkan strategi jitu dari Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga. Di sinilah Prinsip 50/30/20 berperan sebagai formula ajaib untuk membantu Anda mencapai stabilitas keuangan dan mewujudkan impian Anda.

Apa itu Prinsip 50/30/20?

Prinsip 50/30/20 adalah pedoman alokasi pendapatan yang efektif untuk mencapai tujuan keuangan. Prinsip ini membagi pendapatan Anda menjadi tiga kategori utama:

  • 50% untuk Kebutuhan Primer: Alokasikan 50% dari pendapatan Anda untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti makanan, tempat tinggal, kesehatan, pendidikan, dan transportasi. Pastikan kebutuhan dasar Anda terpenuhi terlebih dahulu sebelum beralih ke kategori lain.
  • 30% untuk Gaya Hidup: Gunakan 30% dari pendapatan Anda untuk memenuhi kebutuhan sekunder dan gaya hidup seperti pulsa, internet, hiburan, makan di luar, dan liburan. Ingatlah untuk membelanjakan dengan bijak dan hindari pengeluaran konsumtif yang berlebihan.
  • 20% untuk Tabungan dan Investasi: Sisihkan 20% dari pendapatan Anda untuk ditabung dan diinvestasikan. Tabungan ini dapat digunakan untuk dana darurat, cicilan utang, atau modal untuk memulai usaha. Investasikan dana Anda untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang seperti pensiun atau pendidikan anak.

Keuntungan Menerapkan Prinsip 50/30/20:

  • Membantu Anda hidup dalam batas kemampuan: Prinsip ini memastikan Anda tidak membelanjakan lebih banyak dari yang Anda hasilkan dan terhindar dari jeratan utang.
  • Mempermudah pencapaian tujuan keuangan: Dengan menyisihkan 20% untuk tabungan dan investasi, Anda dapat lebih mudah mencapai tujuan keuangan jangka panjang Anda.
  • Memberikan keseimbangan antara kebutuhan dan keinginan: Prinsip ini membantu Anda menyeimbangkan antara memenuhi kebutuhan pokok dan menikmati gaya hidup yang Anda inginkan.
  • Meningkatkan rasa tenang dan stabilitas finansial: Dengan pengelolaan keuangan yang terencana, Anda akan merasa lebih tenang dan terjamin di masa depan.

Tips Menerapkan Prinsip 50/30/20:

  • Buatlah anggaran bulanan: Catat semua pendapatan dan pengeluaran Anda secara detail. Bagi pengeluaran Anda ke dalam kategori kebutuhan primer, gaya hidup, dan tabungan/investasi sesuai dengan Prinsip 50/30/20.
  • Gunakan aplikasi pencatat keuangan: Manfaatkan aplikasi pencatat keuangan untuk membantu Anda melacak pengeluaran, membuat anggaran, dan memantau kemajuan Anda.
  • Disiplin dan komitmen: Kunci utama keberhasilan dalam menerapkan prinsip ini adalah disiplin dan komitmen. Hindari godaan untuk membeli barang-barang yang tidak Anda butuhkan dan patuhi anggaran yang telah Anda buat.
  • Evaluasi dan penyesuaian: Lakukan evaluasi terhadap anggaran Anda secara berkala, minimal setiap tiga bulan sekali. Jika diperlukan, lakukan penyesuaian agar sesuai dengan kondisi keuangan dan kebutuhan Anda saat ini.

Langkah Keempat: Memanfaatkan Teknologi

Memanfaatkan Teknologi

Di era digital ini, teknologi telah menjadi sahabat setia dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam mengelola keuangan rumah tangga. Beragam aplikasi dan platform digital dapat membantu Anda melacak pengeluaran, membuat anggaran, mencapai tujuan keuangan, dan bahkan berinvestasi dengan lebih mudah dan efisien.

Berikut beberapa contoh cara memanfaatkan teknologi untuk mengelola keuangan:

  • Aplikasi Pencatat Keuangan: Gunakan aplikasi pencatat keuangan seperti Catatan Keuangan, Money Manager, atau Spendee untuk melacak pengeluaran Anda secara detail, kategorikan pengeluaran, dan membuat anggaran.
  • Aplikasi Pengingat: Manfaatkan aplikasi pengingat seperti Google Calendar atau Todoist untuk mengatur tagihan, tanggal jatuh tempo, dan target keuangan Anda.
  • Platform Investasi Online: Investasikan dana Anda dengan mudah melalui platform investasi online seperti Bibit, Ajaib, atau Tanamduit. Anda dapat memilih produk investasi yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan Anda.
  • Aplikasi Perbankan Online: Kelola keuangan Anda dengan mudah melalui aplikasi perbankan online dari bank Anda. Anda dapat melakukan transfer, cek saldo, dan membayar tagihan dengan mudah dan aman.
  • Website dan Blog Keuangan: Pelajari tips dan strategi pengelolaan keuangan yang efektif melalui website dan blog keuangan terpercaya seperti Cerdas Keuangan, QM Financial, atau CNBC Indonesia.

Tips Memanfaatkan Teknologi untuk Mengelola Keuangan Rumah Tangga:

  • Pilihlah aplikasi dan platform yang sesuai dengan kebutuhan Anda: Ada banyak aplikasi dan platform keuangan yang tersedia. Pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.
  • Gunakan teknologi dengan bijak: Hindari terjebak dalam penawaran dan promo yang tidak Anda butuhkan. Gunakan teknologi untuk membantu Anda mencapai tujuan Keuangan Rumah Tangga, bukan untuk menjerumuskan Anda ke dalam gaya hidup konsumtif.
  • Jaga keamanan data pribadi Anda: Pastikan Anda menggunakan aplikasi dan platform yang terpercaya dan menjaga keamanan data pribadi Anda.

Langkah Kelima: Komunikasi Terbuka dan Disiplin

Komunikasi Terbuka dan Disiplin

Mengelola keuangan rumah tangga bukan hanya tugas individu, tetapi tanggung jawab bersama seluruh anggota keluarga. Kunci utama untuk mencapai kesuksesan dalam mengelola keuangan adalah komunikasi terbuka dan disiplin antar anggota keluarga.

Berikut beberapa tips untuk membangun komunikasi terbuka dan disiplin dalam mengelola keuangan:

  • Adakan Diskusi Keuangan Rutin: Luangkan waktu untuk berdiskusi tentang keuangan keluarga secara rutin. Libatkan semua anggota keluarga, termasuk anak-anak yang sudah cukup besar, dalam diskusi ini.
  • Bicarakan Tujuan Keuangan Bersama: Bahaslah tentang tujuan Keuangan Rumah Tangga bersama yang ingin Anda capai sebagai keluarga. Pastikan semua anggota keluarga memahami dan mendukung tujuan tersebut.
  • Buatlah Anggaran Bersama: Libatkan semua anggota keluarga dalam proses pembuatan anggaran. Setiap anggota keluarga dapat memberikan masukan dan saran tentang bagaimana membelanjakan uang dengan bijak.
  • Berbagi Tanggung Jawab: Bagilah tanggung jawab Keuangan Rumah Tangga antar anggota keluarga. Misalnya, satu orang bertanggung jawab untuk melacak pengeluaran, satu orang bertanggung jawab untuk membayar tagihan, dan satu orang bertanggung jawab untuk menabung dan berinvestasi.
  • Bersikap Terbuka dan Jujur: Bersikaplah terbuka dan jujur tentang kondisi Keuangan Rumah Tangga Anda kepada anggota keluarga. Jangan ragu untuk membicarakan masalah keuangan yang Anda hadapi dan cari solusi bersama.
  • Berikan Contoh yang Baik: Anak-anak belajar dari orang tua. Berikan contoh yang baik dalam mengelola Keuangan Rumah Tangga dengan disiplin dan bertanggung jawab.
  • Rayakan Keberhasilan Bersama: Rayakan setiap pencapaian keuangan Anda bersama keluarga. Hal ini akan meningkatkan motivasi dan rasa kebersamaan dalam mencapai tujuan Keuangan Rumah Tangga bersama.

Contoh Penerapan Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Budi dan Ani adalah pasangan suami istri dengan dua orang anak yang tinggal di kota Semarang. Mereka memiliki penghasilan gabungan sebesar Rp 10.000.000 per bulan.

Berikut adalah contoh penerapan Prinsip 50/30/20 untuk mereka:

Kebutuhan Primer (50%):

  • Sewa rumah: Rp 3.000.000
  • Belanja bahan makanan: Rp 2.000.000
  • Tagihan listrik, air, dan internet: Rp 500.000
  • Biaya sekolah anak: Rp 1.000.000
  • Transportasi: Rp 500.000

Total Kebutuhan Primer: Rp 7.000.000

Gaya Hidup (30%):

  • Pulsa dan internet: Rp 200.000
  • Hiburan (makan di luar, nonton film, dll): Rp 500.000
  • Liburan: Rp 300.000

Total Gaya Hidup: Rp 1.000.000

Tabungan dan Investasi (20%):

  • Tabungan dana darurat: Rp 500.000
  • Investasi reksadana: Rp 500.000

Total Tabungan dan Investasi: Rp 1.000.000

Dengan menerapkan Prinsip 50/30/20, Budi dan Ani dapat:

  • Memenuhi kebutuhan pokok mereka tanpa harus khawatir kehabisan uang.
  • Menikmati gaya hidup yang sesuai dengan kemampuan mereka.
  • Menabung dan berinvestasi untuk mencapai tujuan Keuangan Rumah Tangga jangka panjang mereka, seperti membeli rumah atau membiayai pendidikan anak.

Tips Tambahan untuk Mengelola Keuangan Rumah Tangga yang Efektif

Mengelola Keuangan Rumah Tangga yang Efektif

1. Buatlah anggaran yang realistis dan fleksibel: Sesuaikan anggaran Anda dengan pendapatan dan pengeluaran Anda saat ini. Jangan lupa untuk memasukkan anggaran untuk tabungan, investasi, dan dana darurat. Pastikan anggaran Anda realistis dan fleksibel, sehingga Anda dapat menyesuaikannya dengan perubahan kondisi Keuangan Rumah Tangga Anda.

2. Lacak pengeluaran Anda: Catat semua pengeluaran Anda, sekecil apapun itu. Anda dapat menggunakan buku catatan, spreadsheet, atau aplikasi pencatat keuangan untuk melacak pengeluaran Anda. Melacak pengeluaran Anda akan membantu Anda mengidentifikasi area di mana Anda dapat menghemat uang.

3. Buatlah rencana untuk melunasi utang: Jika Anda memiliki utang, buatlah rencana untuk melunasinya sesegera mungkin. Prioritaskan utang dengan bunga tinggi terlebih dahulu. Anda dapat menggunakan metode snowball atau avalanche untuk melunasi utang Anda.

4. Siapkan dana darurat: Dana darurat adalah uang yang Anda sisihkan untuk digunakan dalam keadaan darurat, seperti kehilangan pekerjaan, sakit, atau kerusakan rumah. Idealnya, Anda memiliki dana darurat yang setara dengan 3-6 bulan pengeluaran Anda.

5. Investasikan uang Anda: Investasikan uang Anda untuk mencapai tujuan Keuangan Rumah Tangga jangka panjang Anda, seperti pensiun atau pendidikan anak. Anda dapat berinvestasi di berbagai produk investasi, seperti reksadana, saham, atau obligasi. Pastikan Anda memilih produk investasi yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan Anda.

6. Cari penghasilan tambahan: Jika Anda ingin meningkatkan penghasilan Anda, Anda dapat mencari penghasilan tambahan di luar pekerjaan utama Anda. Anda dapat melakukan pekerjaan sampingan, freelance, atau memulai bisnis kecil.

7. Berhati-hatilah dengan penawaran yang menarik: Jangan mudah tergoda dengan penawaran yang menarik, seperti diskon besar-besaran atau kredit mudah. Pastikan Anda benar-benar membutuhkan produk atau layanan yang ditawarkan sebelum membelinya.

8. Lindungi diri Anda dengan asuransi: Asuransi dapat membantu Anda melindungi diri Anda dan keluarga Anda dari risiko Keuangan Rumah Tangga, seperti penyakit, kecelakaan, atau kematian. Pilihlah asuransi yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga Anda.

9. Edukasi diri Anda tentang keuangan: Pelajari lebih lanjut tentang Keuangan Rumah Tangga dengan membaca buku, artikel, atau mengikuti seminar. Semakin banyak Anda mengetahui tentang keuangan, semakin baik Anda dapat mengelola Keuangan Rumah Tangga Anda.

10. Konsultasikan dengan ahli keuangan: Jika Anda merasa kesulitan dalam mengelola keuangan Anda, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli keuangan. Ahli keuangan dapat membantu Anda membuat rencana Keuangan Rumah Tangga yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan tujuan keuangan Anda.

Baca Juga:

Bagaimana Cara Mengatur Keuangan Dengan Baik? 7 Rahasia Mengontrol Pengeluaran!

Apa Itu Frugal Living? Definisi dan 5 Manfaat Spesial Frugal Living!

7 Tips Menabung Untuk Pelajar. Kaya Di Usia Dini? Jelas Bisa!

 

Kesimpulan

Mengelola keuangan rumah tangga bukan hal yang mudah, namun bukan berarti mustahil. Dengan menerapkan langkah-langkah dan tips yang telah dijelaskan dalam artikel ini, Anda dapat mencapai stabilitas Keuangan Rumah Tangga dan mewujudkan impian Anda.

Ingatlah, kunci utama untuk mencapai kesuksesan Keuangan Rumah Tangga adalah:

  • Memiliki tujuan keuangan yang jelas: Tetapkan tujuan Keuangan Rumah Tangga yang SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, and Time-bound) untuk membantu Anda fokus dan termotivasi.
  • Menerapkan Prinsip 50/30/20: Gunakan Prinsip 50/30/20 untuk membagi pendapatan Anda secara efektif dan mencapai keseimbangan antara kebutuhan, gaya hidup, dan tabungan/investasi.
  • Memanfaatkan teknologi: Gunakan aplikasi dan platform digital untuk membantu Anda melacak pengeluaran, membuat anggaran, mencapai tujuan keuangan, dan berinvestasi.
  • Menjalin komunikasi terbuka dan disiplin: Bangun komunikasi terbuka dan disiplin dengan anggota keluarga untuk mencapai tujuan Keuangan Rumah Tangga bersama.
  • Mencari informasi dan edukasi: Teruslah belajar dan mencari informasi tentang Keuangan Rumah Tangga untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan Anda dalam mengelola keuangan.
  • Konsisten dan disiplin: Konsistensi dan disiplin adalah kunci utama untuk mencapai kesuksesan Keuangan Rumah Tangga.

Mengelola keuangan rumah tangga adalah sebuah perjalanan yang berkelanjutan. Akan ada pasang surut dalam perjalanan ini. Namun, dengan tekad yang kuat, disiplin, dan pola pikir yang positif, Anda dapat mencapai tujuan keuangan Anda dan membangun kehidupan finansial yang sehat dan bahagia untuk diri Anda dan keluarga.

GolekTruk

Sudah tau Golektruk belum ?

GolekTruk adalah marketplace logistic no. 1 di Indonesia, yang mempertemukan antara pengirim muatan dan penyedia jasa angkut, dan bisa bernegosiasi secara langsung tanpa ada POTONGAN sepeserpun !

kamu bisa memakai golektruk untuk meningkatkan usaha jasa angkutmu dan untuk pengirim muatan, kamu bisa memakai GolekTruk untuk membantu anda pindahan rumah, kontrakan, kos maupun kebutuhan yang lainnya dengan mudah!

Golektruk sudah banyak penggunanya ! dan di download lebih dari 150 ribu orang di seluruh Indonesia.

kamu mau coba ?

Unduh aplikasi GolekTruk sekarang di Play Store.


Bagikan
svg

Apa yang Anda pikirkan?

Lihat Komentar / Tinggalkan Komentar

Leave a reply

svg